Mau Bisnis Tapi Bingung

Terlalu banyak pertanyaan yang sama yang sering saya terima. Satu diantaranya adalah, “Dieq, saya pengen banget bisnis, tapi ga tau mau bisnis apa… Enaknya gimana ya?” Gubrak dah. Memangnya yang enak di saya pasti enak di orang lain? Kan belum tentu itu relatif, sangat relatif.

Contoh pretanyaan lainnya, “Dieq, bisnis pertama kamu apa? Saya mau bisnis nih… mau banget, tapi ga tau harus mulai dari mana.” Dan ketika saya menjawab, “Dulu yang saya ingat pertama kali jualan ikan hias di SD. Tapi kalau pas di kampus, pertama kali mah jualan donat,” maka pasti sebagian besar tidak percaya! Mereka beranggapan, bisnis itu harus dimulai dari sesuatu yang besar, mungkin mereka tidak melihat bahwa Bob Sadino pun misalnya, memulai dari sesuatu yang kecil. Tidak ada sesuatu yang instant dalam segalah hal! Terlebih lagi dalam berbisnis.

Nah, di posting-an kali ini., saya akan coba membahas dua pertanyaan tadi menurut versi saya. Pertama, tidak semua orang harus jadi wirausahawan! Tidak mungkin donk, kalau tidak ada yang menjadi pegwai di dunia ini, ya kan? Jadi, carilah profesi yang membuat diri Anda enjoy. Belum tentu wirausahawan lebih bagus dari pada profesi pegawai, demikian pula sebaliknya! Jangan pernah terpengaruh dengan teori yang menyatakan dengan bisnis, kita bisa menjadi lebih kaya dari pegawai, bisa lebih santai, bisa lebih merdeka dan lainnya! Karena dalam bisnis juga butuh kerja keras! Demikian pula jangan mudah percaya dengna pernyataan profesi pegawai itu memberikan jaminan kepastian, dan sebagainya!

Kesampingkan itu semua, dan ketika anda mengambil keputusan semata-mata jadikan panggilan hidup anda sebagai pertimbangan. Panggilan hidup? Ya, saya menganggapnya sebagai panggilan hidup! Saya kenal dengan seorang dosen yang cukup puas dengan gaji dua juta rupiahnya karena memang mengajarlah panggilan hidupnya. Saya juga mengenal seorang lulusan S-2 yang memilih berbisnis bakso, dan dia bahagia dengan pilihannya. Jadi, pertama sekali, kalau anda memang merasa bahagia seandainya anda terjun ke dunia bisnis dan memutuskan untuk tidak akan melamar kerja atau akan meningalkan pekerjaan Anda sekarang, maka lakukanlah. Tapi kalau memang Anda merasa itu bukan panggilan hidup Anda, jangan pernah terbujuk dengan rayuan segala macam seminar bisnis yang menjanjikan kebebasan finansial, atau janji-janji lainnya! Jangan pernah mencoba memulai berbisnis hanya karena lagi nge-trend, ikut-ikutan teman dan alasan klise lainnya. Sederhana, pilih profesi yang membuat Anda bahagia.

Kedua, there are no shortcut to success! Benar, tidak ada jalan pintas untuk sukses di bidang apa pun! Jadi, anda boleh saja berpikiran besar dan jauh ke depan, tetapi bertindaklah dari yang kecil dahulu dan dari sekarang juga. Bob Sadino mulai bisnis dengna berjualan telur ayam kampung. Tawakkal Farm yang memiliki 1.200 domba pun hanya dimulai dari 6 ekor saja! Jadi jangan khawatir, mulai saja dari yang kecil tapi serius dan berikan yang terbaik. Untuk masalah ‘mau bisnis apa?’, itu gampang sekali! Mulai saja dari yang anda sukai, jangan pernah mencoba berbisnis sesuatu yang tidak anda sukai, tidak anda pahami! Jangan pernah berbisnis sesuatu karena lagi nge-trend! Ingat ketika bisnis laundy mulai berjamur, tiba-tiba banyak orang-orang yang ‘memaksakan’ dirinya terjun di bisnis itu. Dan akhirnya sekarang, hanya sebagian yang survive.

Saya pernah membaca dalam sebuah buku –yang saya lupa jduulnya dan pengarangnya siapa- dituiskan ‘seriuslah dan tekunilah melakukan hal yang anda sukai, dan biarkan hal itu kemudian membiayai hidup anda’. Banyak sekali contohnya mereka yang hidup dari hobi-hobi mereka. Bisa anda bayangkan, asyik sekali bukan menjadikan hobi anda sebagai mata pencaharian anda? Contohnya sudah banyak, ada mereka yang hobi mengoleksi buku kemudian hidup dari buku-bukunya, blogger yang kemudian bisa hidup dari hobi nge-blognya, dan lain sebagainya. Jadi, yang kedua juga sederhana, jika anda sudah yakin akan menadikan wirausahawan sebagai profesi anda, maka lakukanlah hal-hal yang anda senangi, kesampingkan semua hitung-hitungan tentang untung rugi, lakukan saja, tekuni dan seriusi, dan kemudian izinkanlah hal yang anda senangi itu membiayai hidup anda!

Sip. Mungkin demikian jawaban versi Shiddieq tentang dua pertanyaan tadi. Semoga bermanfaat, dan ditunggu masukannya :).

NB : Hidup ini singkat, jadi jangan terlalu dibuat rumit :mrgreen:

sumber gambar disini.

Iklan

Posted on 16 November, 2009, in bisnis and tagged , . Bookmark the permalink. 17 Komentar.

  1. Siap bos! Jadi kapan kita bicara kambing?? ^_^

  2. wah, subhanallah, bagus banget kak tulisannya. semakin menambah perbendaharaan paramater untuk berwirausaha atau tidak. mkasih ^_^

  3. sayah memilih menjadi karyawan yang punya bisnis sampingan…:D

    nama sayah ga ada ya di blogrollnya….huff

  4. Tulisan jujur dari seorang pebisnis.
    Bagus, diq.
    Terima kasih telah berbagi.

    Kalau hobinya : menangkap peluang bisnis, gimana? 😀 Berarti memang bakat jadi pebisnis ya?

    • sama2 Bu…

      wah, nda tau saya, ada temen saya yg jago pisan ngeliat peluang bisnis, tapi trus yg ngewujudkan idenya org lain… selalu gt.. banyak lho, pebisnis suskses yang ‘ngambil’ ide orang lain, atau pakai konsep ATM (amati, tiru, modifikasi)…

      hm, jadi kapan rencana resign?

  5. Lah kalo panggilan idup a byk gimana bang??

  6. nice post (padahal baca aja blom)
    maap2
    karena tujuan kunjungan saya kesini adalah untuk mengajak saudara mengunjungi http://rembulanmalam.wordpress.com

    hmm minta tolong ditaruh di blogroll dong kak…
    sementara aja kok
    *mikirbakaldigampargakniyamakakshiddieq* 😀

    thanks ^^

    • haha, parah ini mah…
      awalnya ga mau saya pasang di blogroll…
      tapi karena ada tulisan “*mikirbakaldigampargakniyamakakshiddieq*”, jadi ga enak hati 😦

      tugas IR ya? sip lah. ntar klu uda expired kasi tau ya..
      btw, ini siapa?

  7. mau bisnis juga ahhh….tapi, bisnis tuh apa sih ? 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: