Tips Memilih Taxi di Stasiun Bandung

Kereta Api menjadi trasportasi yang paling saya gemari untuk rute Gambir(Jakarta)-Bandung. Terutama sebulan terakhir ini PT. Kereta Api Indonesia sudah meningkatkan kualitas pelayanannya menjadi jauh lebih nyaman dari sebelumnya. Tetapi, sayang, belum terjadi peningkatan yang signifikan dari pelayanan yang diberikan pihak pengelola stasiun Bandung. Terutama dari jasa transportasi taxi yang ada.

Begitu para penumpang keluar dari pintu utara, pasti langsung ‘disambut’ para penyedia jasa taxi ilegal. Dengan wajah yang menyeramkan, mereka nyamperin dengan sedikit maksa, “Aa… taxi aa, taxi…”. Ngemengnya aja taxi padahal yang digunain mobil pribadi, plat hitam! Ga mungkin mereka-mereka ini bisa ‘menyambut’ para penumpang di pintu keluar kalau ada pengawasa dari pihak pengelola stasiun. Jelas pihak pengelola tidak mau ambil pusing sehingga membiarkan ini terjadi. Atau jangan-jangan, ada simbiosi mutualisme diantara mereka :D. Nah, jasa taxi ilegal ini diabaikan saja, ga usah digubris dan rekomendasi saya jangan menggunakan jasa mereka. Jalan aja dengan gaya sok cool, walau pun pendatang baru di Bandung, ga usah panik!

Nah, setelah melewati penawaran dari ‘taxi’ ilegal tadi. Setelah keluar dari pintu utara dan sampai di tempat parkir banyak taxi yang katanya resmi dari pengelola stasiun yang parkir dan menawarkan jasa. Tetapi sangat disayangkan kualitas taxinya buruk sekali. Mulai dari mesin yang berisik, jok yang tidak nyaman, AC tidak menyala, supir taxi yang tidak ramah bahkan kadang-kadang merokok! Parahnya lagi mereka tidak menggunakan argometer, jadi harus tawar-menawar. Dua hari yang lalu, saya empat melihat seorang sopir menawarkan tarif seratus ribu kepada seorang turis manca negara untuk menggunakan jasa taxinya menuju hotel Aston, parah dah… Opsi yang ini juga dilewatkan saja, dan jangan khawatir, masih banyak opsi lain menanti anda. Pokoknya ga usah panik deh. Terus saja jalan menuju gerbang stasiun.

Nah, di gerbang stasiun ini, banyak taxi yang mangkal nunggu penumpang. Antara lain taxi stasiun dan taxi GR (Gemah Ripah). Secara fisik mobil, taxi GR ini bagus. Namun sayang, supir taxinya sering menawarkan untuk tidak pakai argo, jadi tetep aja tawar-menawar. Sebenarnya bisa saja kita meminta untuk menggunakan argo tetapi dari pengalaman saya, supir taxi nya suka iseng, di bawa muter-muter dulu sampai digit argonya rada rame, baru dianter ketempat tujuan. Ini pernah saya alami waktu ke Bandung di awal masa kuliah dulu. Rekomendasi saya juga, opsi ini dilewatkan saja 😀

Terus saja setelah keluar dari gerbang stasiun berjalan ke arah barat (kiri anda), susuri trotoar sekitar 100m, nanti akan banyak terlihat taxi blue bird yang mangkal disono. Nah, saya merekomendasikan untuk menggunakan jasa taxi ini, selain supirnya ramah, pelayanannya baik, komplain via customer care juga sangat tanggap dilayani.

Jadi untuk, Anda yang bukan orang Bandung dan berkesempatan berkunjung ke Bandung, jangan tergoda dengan tawaran-tawaran dan bisikan-bisikan supir-supir taxi yang ‘menyambut’ anda di pintu keluar, sepanjang tempat parkir, pintu gerbang stasiun! Cool aja n pasang tampang pura-pura ngerti, keluar gerbang stasiun trus jalan ke arah barat, dan pilih taxi blue bird :D. Oya, saya sempat ngobrol dengan salah satu supir taxi, taxi selain taxi resmi dari stasiun memang tidak boleh mangkal di kawasan parkir stasiun. Nah, kenapa blue bird ga mangkal di depan gerbang stasiun? Ternyata karena kawasan itu sudah dikuasai oleh taxi GR dengan cara melakukan simbiosis mutualisme dengan preman setempat. Jadi taxi blue bird terpaksa menyingkir beberapa ratus meter dari situ 🙂

Semoga bermanfaat!

Iklan

Posted on 14 Juli, 2009, in travelling and tagged . Bookmark the permalink. 11 Komentar.

  1. blue bird emang udah ga bisa mangkal di fasilitas umum spt mall dll di bandung.. GR udah ‘megang’ soalnya 🙂

  2. iya bener banget, kalo cari di depan stasiun di sebelah kiri stasiun
    biasanya di bawah tanjakan

  3. wah berguna ni untuk saya apabila bermain ke kota bandung.. terima kasih ya

  4. Nice info, thanks..

  5. sangat bermanfaat ,,,,,, tks banyak

  6. Pintu keluar st. Bandung itu disebelah utara atau disebelah selatan?
    Ya memang Taxi Blue Bird klu disurabaya jg dipandang positif oleh sebagian besar masyarakat Sby, dan bukan hanya distasiun Bandung saja bahkan di stasiun Sby Gubeng pun jg spt itu. Kalau mau cari taxi Blue bird harus keluar gerbang stasiun dulu.

  7. trima kasih infonya, klo dari stasiun ke sukarno hatta kira2 argonya berapa ya?

  8. terimakasih gan atas informasi nya … semoga info nya menjadi ibadah buat admin nya aminn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: